Jakarta,KSPI- Pengurus Serikat Pekerja (SP) ANTARA mengapresiasi para anggota Komisi I DPR RI yang berupaya mengeritisi kondisi korporasi kantor berita ANTARA dalam rapat dengar pendapat mereka dengan Direksi Perum LKBN ANTARA, Selasa siang (3/12).

Dalam rapat dengar pendapat yang berlangsung di Gedung Nusantara II DPR RI itu, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Nasdem, Muhammad Farhan, mengingatkan Direksi Perum LKBN ANTARA tentang pentingnya mengelola para pekerja secara baik.

Mantan presenter kawakan kelahiran Bogor, 25 Februari 1970, itu menyentil tim direksi ANTARA yang hadir dan dipimpin langsung direktur utamanya, Meidyatama Suryodiningrat, ini dengan menyatakan bagaimana mau maju jika manajemen ANTARA tidak bisa membina SDMnya.

Menurut Farhan, pemutusan hubungan kerja menimbulkan konflik dan, jika ANTARA menjadi perseroan terbatas, berapa banyak lagi para pekerja kantor berita perjuangan milik Bangsa Indonesia ini akan datang mengadukan nasibnya ke DPR RI.

Anggota Komisi I dari Fraksi Nasdem ini lebih lanjut mengingatkan agar jangan sampai melupakan sejarah, dan, selama ini, sudah banyak orang ANTARA bekerja dan berkorban untuk memajukan kantor berita nasional ini.

Di tengah berlangsungnya rapat dengar pendapat itu, sejumlah pengurus dan anggota SP ANTARA menunjukkan keprihatinan mereka dengan menutup mulut mereka dengan sehelai kain warna merah bertuliskan “tolong kami” dan “save (selamatkan) ANTARA”.

Ketua Umum SP ANTARA Abdul Gofur menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan rapat dan para anggota Komisi I DPR RI yang telah mengeritisi kondisi korporasi ANTARA yang memang sedang tidak baik-baik saja saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close