Said Iqbal Akan Temui Menteri BUMN, Terkait Dugaan Union Busting & PHK di Perum LKBN ANTARA

Jakarta,KSPI – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sangat prihatin dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan upaya “union busting” yang terjadi di lingkungan Perum LKBN ANTARA sehingga dia akan melaporkan hal ini kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

“Saya sampaikan sekali lagi kepada direksi BUMN. Sebagai perusahaan milik negara, BUMN-BUMN sepatutnya dapat memberikan contoh terbaik dalam hubungan industrial kepada perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” katanya di Jakarta, Kamis (31/10).

Kondisi hubungan industrial yang buruk di lingkungan kantor berita resmi Indonesia ini sebelumnya telah juga dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya mendapatkan perhatian yang layak darinya, kata Said Iqbal.

Perhatian Menteri Erick Thohir terhadap masalah yang terjadi di Perum LKBN ANTARA jauh sebelum dia ditunjuk Presiden Jokowi menjadi salah seorang dari para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju itu sangat penting karena ANTARA merupakan BUMN.

“Bagaimana mungkin perusahaan swasta taat dengan peraturan negara apabila selaku BUMN, ANTARA melanggar regulasi negara dengan mengabaikan anjuran-anjuran yang telah diterbitkan lembaga negara seperti Kementerian Tenaga Kerja RI serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov.DKI Jakarta,” katanya.

Karena itulah, Iqbal memandang penting Menteri BUMN Erick Thohir turun tangan terhadap pengabaian Direksi ANTARA atas anjuran- anjuran negara, serta tindakannya melakukan PHK kepada sejumlah pengurus dan anggota SPANTARA yang mengarah kepada upaya pemberangusan SP ANTARA (union busting).

Narahubung
Abdul Gofur
085280816699

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *