Mirah Sumirat : Jokowi Gagal Mewujudkan Negara Kesejahteraan

Bekasi Utara, KPSPI – Dalam sosialisasi bersama warga perumahan Villa Indah Permai sabtu malam (30/3) calon anggota legislatif (caleg) partai Gerindra dapil Bekasi dan Depok nomor 2 Mirah Sumirat, SE banyak memberikan pencerahan terkait kondisi yang dialami bangsa ini. Lebih diulas secara khusus terkait masalah ketenagakerjaan.

Presiden Aspek Indonesia yang juga wakil ketua tripartit nasional ini adalah salah satu juru kampanye nasional (jurkamnas) pasangan capres Prabowo Sandi nomor 02.

Mirah menyampaikan kritik terhadap pemerintah yang selama 4,5 masa pemerintah Jokowi gagal mewujudkan negara kesejahteraan.

“Daya beli masyarakat menurun, outsourcing dan pemagangan merajalela, capek capek orangtua sekolahin anak kerja kotrak seumur hidup, pemagangan 2 tahun tapi di honor cuma 500 ribu per bulan sangat miris.” kata Mirah.

Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat

“Tahun 2015 saya sampaikan data TKA masuk Indonesia 20.000 orang. sekarang 2019 sudah sekitar 1 juta orang TKA dengan upah 15-40 juta per bulan.” lanjutnya.

“Rakyat Indonesia saat ini menderita luar dalam,kerja dengan sistem outsourcing dan pemagangan, dan upah murah disisi lain para pengangguran tak punya lapangan kerja karena membanjirnya TKA asing yang menggerus lapangan pekerjaan.” ungkap Mirah.

Belum lagi rencana revisi UU. 13 tahun 2003 mengenai pasal pesangon yang sudah masuk prolegnas, akan semakin menambah beban rakyat Indonesia jika memang benar benar terjadi dan diwujudkan.

Oleh karenanya perubahan kepemimpinan nasional menjadi sangat penting saat sekarang ini. Mirah mengungkapkan Prabowo Prabowo berkomitmen mengembalikan kekayaan alam yang dikuasai bangsa asing untuk subsidi rakyat. Memperbaiki perekonomian dan mengutamakan kesejahteraan rakyat, membuka lapangan kerja seluas luasnya untuk kepentingan rakyat.

“Jika terpilih nanti kita bekerjasama dengan Sandi Uno membuka ‘Rumah Siap Kerja’ di masing masing kecamatan, guna menghadapi revolusi industri 4.0 kita siapkan kursus bahasa asing, kursus komputer dan lain lain untuk anak anak kita.” ujar caleg Gerindra nomor urut 2 ini menyampaikan komitmennya.

“Prabowo Sandi dan Saya tidak akan mengkhianati perjuangan ini, jerih payah kawan kawan semoga akan membuahkan hasil kebaikan untuk negara ini.” lanjutnya.

“Tidak ada badai yang terus menerus, tidak ada lagi rakyat yang sengsara saat Prabowo Sandi jadi presiden dan wakil presiden memimpin negeri ini. DPR RI adalah mitra presiden, oleh karenanya pilih caleg partai koalisi Prabowo agar dapat bersinergi demi kemaslahatan rakyat Indonesia” pungkasnya. (Jim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *