Militansi Asep Lili Mulyadi

Bogor, KSPI – Dalam barisan ratusan anggota Garda Metal pada saat Rapat Rutin Garda Metal Bogor, ada satu hal yang unik dan menarik. Biasanya anggota Garda Metal akan berbaris dengan kaki berhimpitan rapi, tapi ada satu orang berbaris dengan 3 kaki diantara ratusan anggota Garda Metal Bogor tersebut. Orang tersebut berbaris menggunakan alat bantu agar dapat ikut berdiri dalam barisan terdepan dan pengawal kaum buruh tersebut.

Asep Lili Mulyadi namanya yang biasa dipanggil Lili. Ia anggota Garda Metal Bogor yang mengikuti Rapat Rutin Garda Metal Bogor di Cibinong pada Minggu 23 Februari 2020 kemarin. Kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab sebagai anggota Garda Metal diiringi rasa peduli terhadap organisasi, peduli dengan perjuangan buruh, dan selalu berusaha istiqomah dengan sumpah janji Garda Metal, memotivasi Lili untuk ikut dalam barisan perjuangan buruh meski kakinya harus menahan sakit dan nyeri tulang.

“Cukup Allah swt saja yang tahu bagaimana rasanya menahan rasa sakit ini. Keikhlasan yang membuat saya kuat. Karena meski sehat tanpa adanya keikhlasan maka apapun menjadi enggan untuk dilakukan” ucap Lili kepada Media Perdjoeangan disela-sela acara tersebut.

Dia berjalan dengan alat bantu karena baru saja dioperasi pada 5 Februari 2020 yang lalu.  Langkah operasi harus dia lakukan sebagai lanjutan berobat pasca kecelakaan yang dia alami tahun 2012. Keadaan Lili yang berjalan saja harus menggunakan alat bantu dan tetap mengikuti acara kegiatan Ratin GM Bogor tersebut patut diapresiasi, dan semangatnya memotivasi anggota yang lain.

“Dalam kehidupan ini tidak ada yang abadi. Ketakutan pasti ada dalam diri manusia, omongan seseorang melambangkan suatu kepercayaan, untuk itu jangankan mengingkari apa yang pernah di ucapkan apalagi sebuah janji karena janji kalo tidak di tepati adalah hutang” pesan Lili sambil bersiap kembali dalam barisan. (Gio Aryes)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*